Skip to main content

Menentukan pH Pembersih Wajah Yang Tepat Untuk Kulit Wajah

JuralMin

Kulit wajah kita sangatlah halus dan sensitif, dan dalam rutinitas sehari-hari berhadapan dengan berbagai macam unsur. Wajah kita juga yang merupakan poin utama saat berinteraksi dengan sesama manusia, karena itu kita cenderung lebih banyak menyibukkan diri untuk merawat wajah.

Jika kita berbicara mengenai kecantikan, kemolekan, ketampanan, biasanya yang kita maksud adalah wajah seseorang. Tidak heran kita sangat menginginkan produk yang dapat membantu kita menjaga kecantikan dan kemudaan.

Membersihkan wajah secara rutin adalah kebutuhan, dengan membersihkan wajah akan menghilangkan kotoran, melepaskan minyak yang berlebihan dari pori-pori, memberantas jerawat, dan memperlambat penuaan seperti kerutan ataupun garis-garis halus di wajah.

Face Cleanser tersedia dalam bentuk cream, susu, busa, minyak, gel, dan sabun. Salah satu aspek terpenting dari pembersih wajah yang baik adalah bagaimana pembersih tersebut menjaga pH level kulit. Kulit wajah kita memiliki kadar asam yang cukup, dengan pH sekitar 5.5, yang membantu melawan bakteri dan jamur.

Sabun regular terlalu keras, melepaskan pH kulit kita, dan merontokkan lapisan asam, menyebabkan kulit tanpa perlindungan. Ada beberapa sabun regular di pasaran yang di buat sesuai dengan pH kulit kita, namun kebanyakan dari sabun tersebut gagal.

Jika melihat dari kebutuhan pH kulit kita, cleanser cream, susu, busa minyak dan gel bisa jadi baik namun bisa juga sebaliknya.

Untuk menemukan face cleanser yang sesuai dengan kebutuhan kulit wajah anda, belilah pengukur pH untuk mencoba produk cleanser anda.  Face Cleanser anda seharusnya memiliki pH antara 4.2 hingga 5.6.

Banyak sumber yang menginformasikan, pembersih mana yang tepat untuk kulit kita. Bagaimanapun, hanya karena anda memiliki kulit berminyak bukan berarti harus menjauh dari Cleanser cream atau pelembab. Faktanya, dengan mengabaikan pelembab justru meningkatkan potensi minyak yang berlebih pada wajah.

Saya sendiri saat ini menggunakan paket perawatan wajah cream hn yang didalamnya terdapat pembersih wajah/face cleanser untuk mengangkat kotoran di wajah. Untuk mendapatkan produk perawatan kecantikan cream hn sista bisa langsung pesan di dilla online shop.

Comments

Popular posts from this blog

Pelembab Wajah Ternyata Sudah Dikenal Sejak Masa Mesir Kuno

Moisturizer atau pelembab, adalah racikan dari berbagai bahan baik itu alami maupun kimia yang dibuat untuk menghaluskan lapisan kulit paling luar. Pelembab meningkatkan kadar air pada kulit membantu mencegah kulit menjadi kering dan mengembalikan kulit kering kembali pada kondisi normal.

Kita membutuhkan pelembab karena pelindung pada lapisan terluar epidermis , yaitu lapisan yang menghalangi penguapan berlebihan pada kulit kita, terkadang dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: faktor cuaca, atau mencuci tangan dengan sabun dan air panas secara berlebihan, juga iritasi kulit yang disebabkan oleh zat kimia.

Pelembab kulit telah ada sejak masa Mesir, Yunani dan Romawi kuno. Hal ini dibuktikan dengan penemuan lilin dan lemak binatang pada makam kuno di Mesir. Para ilmuwan meyakini masyarakat kuno telah mengenal pelembab untuk melindungi kulit dari cuaca, mencegah kulit kering, juga melembutkan kulit dan memperlambat proses penuaan. Jenis pelembab yang digunakan bergantung pada …

Skin Toner si Pengecil Pori Wajah

Skin toner atau tonik berfungsi untuk memperbanyak sel, memperkecil pori-pori, dan juga sebagai pembersih, semua hal penting untuk menghasilkan kulit yang sempurna. Kulit yang berminyak, jika cenderung menyumbat, akan bereaksi baik dengan bahan seperti Hydrastis Canadensis dan asam laktat dari susu. sedangkan skin toner yang mengandung ekstrak buah bermanfaat untuk kulit kering.

Terdapat 2 jenis toner, yaitu: toner yang digunakan usai membersihkan wajah dan toner yang digunakan sebagai pelembab. Toner yang digunakan seusai membersihkan wajah di sebut astringent, di buat untuk membersihkan sisa-sisa sabun atau susu pembersih pada wajah.

Astringent mulai populer pada tahun 80’an, ide awal pengembang toner astringent adalah membuat produk perawatan sebelum mengaplikasikan makeup pada wajah dengan cara menutup pori-pori menggunakan tonik. Astringent yang bereaksi pada kulit akan menghasilkan sedikit iritasi dan pembengkakan, yang pada akhirnya menutup pori-pori.

Permasalahannya, komposis…